Jumat, 10 Oktober 2014

Sesuatu yang Bernilai Tinggi Melazimkan Konsekuensi

Yahya ibn Abi Katsir berkata:
Warisan ilmu lebih baik dibandingkan warisan emas dan perak.
Jiwa seorang yg shalih lebih baik dibandingkan mutiara permata.
Tidak akan diraih ilmu dgn badan yg lapang.

(Mukhtasar Jamiul Bayanil Ilmi Ibnu Abdilbar hal. 83)

Dampak Negatif Panjang Angan

Berkata Hasan al Bashri:
Tidaklah seorang panjang angannya, kecuali akan jelek amalannya.
(Hilyatul Aulia 8/99)

Ma'ruf al Karahi berkata:
Yaa Allah aku berlindung kpd Mu dari panjang angan, karena panjang angan akan mencegah dari melaksanakan amalan kebaikan.
(Hilyatul Aulia 8/364)

Dinukil dari Tahdzibul Maudhu'i li Hilyatul Aulia-Syaikh Luhaidan hal. 527.

Lihatlah Perasaan Orang Tuamu

Dalam hadits yg shahih, Abdullah ibn Amr pernah suatu ketika datang kpd Rasulullah menginginkan ikut serta dlm jihadnya.

Namun Shahabat Abdullah ibn Amr berkata bhwa bersamaan dgn perginya beliau, beliau telah membuat menangis kedua orang tuanya.

Maka Rasulullah bersabda kepadanya:
Kembalilah kepada kedua orang tuamu dan buatlah mereka tertawa sebagaimana engkau telah membuat mereka menangis !
🔶🔶🔶🔶

Rasulullah menyuruh pulang shahabatnya yg ingin berjihad karena sebab membuat menangis kedua orang tuanya.

Coba hayatilah hadits di atas..

Pernahkah kita telah membuat menangis kedua orang tua kita?

Mungkin saja ada yg tidak mendapatinya menangis.

Tapi coba jgn sesederhana itu. Jangan2 justru kita pernah membuat sakit hati kedua orang tua kita. Yang sampai skrg kita tdk merasa menyakitinya.

Karena ketidaktahuan kita, kita belum membuat ridha keduanya.

Minggu, 05 Oktober 2014

Hukum Makan Sahur


Telah sepakat bahwa makan sahur adalah perkara yg diperintahkan.

Dari Anas ibn Malik, berkata Rasulullah: Makan sahurlah kalian karena dlm sahur terdapat barakah. (Bukhari-Muslim).

Dari Amr ibnul Ash, Berkata Rasulullah: Pembeda antara puasa kita dgn puasa org Ahlu Kitab adalah makan sahur (Muslim).

Telah sepakat para ulama bhwa hukum makan sahur adalah mustahab dan bukan wajib.


Lihat Asy Syamil li Masailish Shiyam karya Abu Malik Taufiq Muh Nashr, hal. 87.


Sabtu, 04 Oktober 2014

Menjadi Dermawan di Bulan Ramadhan


Adalah Hammad ibn Sulaiman, beliau selama di bulan Ramadhan memberi makan berbuka untuk 500 orang.
Ketika selesai shalat i'ed memberi setiap dari mereka 100 dirham.

Lihat Ahwalus Salaf fii Ramadhan

Kita Cuma Manut Saja

Berkata Imam az-Zuhri:
Atas Allah lah turunnya penjelasan (syariat) dan atas Rasul lah penyampaian. Sedangkan kita (hanya sekedar) menerima.

Aqidah Salaf Ash-habul Hadits 190

Beginilah Salaf Jika di Bulan Ramadhan


Imam Malik ibn Anas jika memasuki bulan Ramadhan meninggalkan kesibukannya thd hadits dan majelisnya ahlul ilmi, untuk memfokuskan diri dgn membaca al Qur'an dari mushaf.

Imam Sufyan ats Tsauri jika telah memasuki bulan Ramadhan, beliau meninggalkan seluruh ibadah dalam rangka memfokuskan diri dlm membaca Al Qur'an.


Rabi ibn Sulaiman menuturkan bahwa Imam Syafi'i ketika di bulan Ramadhan mengkhatamkan Al Qur'an sebanyak 60x. Jika di luar bulan Ramadhan mengkhatamkan sebanyak 30x.


Al Walid ibn Abdil Malik ibn Marwan, seorang Khalifah (zaman sekarang presiden) setiap 3 hari sekali mampu mengkhatamkan Al Qur'an.

Jika di bulan Ramadhan, beliau sebulan penuh mampu mengkhatamkan 17 kali.


Yunus ibn Zaid berkata:
Dahulu Ibnu Syihab (Imam AzZuhri) apabila memasuki bulan Ramadhan, beliau (kegiatannya) hanya membaca Al Qur'an dan memberikan (bagi-bagi) makanan.

Lihat Ahwal Salaf fi Ramadhan.

Jumat, 03 Oktober 2014

Ilmu yang Melapangkan Dada Pengembannya

Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah:

Ilmu. Sesungguhnya ilmu akan bisa meluaskan dan melapangkan dada sampai luasnya melampaui luas dunia.

Sedangkan kebodohan, akan mewariskan kesempitan, kesesakkan dan kehimpitan.

Luasnya ilmu seorang hamba, maka seukuran itu pula luasnya dan lapangnya dadanya.

Tapi ini tidaklah berlaku untuk semua ilmu.

Hanya saja yg dimaksud ilmu di sini, adalah ilmu yg telah diwariskan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

Yaitu ilmu yg bermanfaat.

Manusia yg paling luas dan yg paling lapang dadanya adalah orang yg mengemban ilmu.

Mereka juga adalah orang yg paling bagus perangainya dan yg paling indah kehidupannya.

Terjemah bebas dari Tuhfatur Rasaail bag 2, Mukhtarat min kalami Ibnil Qayyim al Jauziyah. (Asbabu Syarhish Shadr) hal. 8

WA Sedikit Faidah Saja

Pelaku Kebenaran Tidak Akan Kosong Dari Penentangan

Berkata Syaikh Yahya an-Najmi rahimahullah:

Bahwasanya pelaku kebaikan tdk akan kosong dari penentangan.

Telah terjadi penentangan dari Abu Jahl bin Hisyam dan Abdullah bin Abi Umayyah thd dakwah Nabi shalallahu alaihi wasallam kepada pamannya, Abu Thalib.

Ketika menjelang matinya Abu Thalib, Rasulullah mendakwahinya untuk bisa menutup umurnya dgn kalimat tauhid Laa ilaaha illallah.

Namun setiap kali Rasulullah mengajak Abu Thalib untuk mengucapkan kalimat tauhid, selalu dibalas dgn ajakan kefanatikan nenek moyangnya dgn mengatakan: Apakah engkau membenci agamanya Abdul Muthalib?.

Lihat Asy Syarhul Mujaz Mummahad, Syaikh Yahya an Najmi hal. 82.

Bagai Lilin yg Membakar Dirinya Sendiri

Shahabat Jundub ibn Abdillah radhiallahu anhu berkata:

Permisalan seorang yg mengajari manusia tapi dia tidak mengamalkan, seperti lampu yg menerangi manusia akan tetapi membakar dirinya sendiri.

Sanadnya shahih sampai kpd Jundub radhiallahu anhu.
Lihat Az Zuhud, Imam Ahmad ibn Hanbal hal. 276.

3 Pengaku Nabi di Masa Rasulullah Masih Hidup

Di antara tanda-tanda hari kiamat sughra adalah munculnya para Dajjal atau pendusta. Mereka mengaku-aku mendapat bagian dari bagian kenabian.

Hal ini terus berlangsung sampai muncul Dajjal besar yg mengaku sebagai Rabb.

Berikut ini 3 nama yg mengaku nabi di masa Rasulullah masih hidup.

1. Al Aswad al-Ansi di Yaman. Dia mati di menjelang wafatnya Rasulullah. Di bunuh
oleh tim shahabat nabi yg berkerja sama dg istri Al-Aswad sendiri dlm sebuah operasi senyap menumpas gerakannya.

2. Thulaihah al-Asadi. Beliau sempat diperangi oleh Rasulullah. Dan hampir terbunuh. Tapi dia berhasil lolos. Ketika di masa kekhalifahan Abu Bakr, dia kmbali memberontak. Lagi-lagi dia berhasil lolos dari tebasan para shahabat. Di masa akhir kekhalifahan Abu Bakr, Thulaihah bertaubat dan baik keislamannya. Bahkan dia wafat sebagai syuhada di bumi Persia di masa Khalifah Umar ibnul Khaththab.

3. Musailamah al-Kadzdzab. Dia mati di bentengnya sendiri, Yamamah. Dia mati ditumpas oleh pasukan Khalid ibnul Walid di masa Khalifah Abu Bakr.

Disarikan dari Asyratus Sa'ah, Al-Ghufaily hal. 50-52.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Jin Itu Ada dan Seperti Kita

Berkata Syaikh Shalih Fauzan hafizhahullah:

... Maka kesimpulannya, bahwasanya jin adalah jenis makhluk yg samar (halus).

Kita tdk bisa melihatnya.

Dan mereka hidup bersama kita.

Mereka (jin) juga dibebankan kewajiban sebagaimana kita (manusia) dibebankan kewajiban yg berupa perintah-perintah dan larangan-larangan.

Mengimani akan adanya wujud jin adalah termasuk bagian dari iman kpd hal yg ghaib. Termasuk membenarkan berita yg dikhabarkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Keberadaan jin akan wujudnya, telah tetap berdasar Kitab dan Sunnah serta ijma.

Barangsiapa yg menentang akan keberadaan wujud jin maka dia kafir karena telah mendustakan Allah dan Rasul-Nya serta ijma muslimin.

Lihat 'Ianatul Mustafid bi Syarh Kitabit Tauhid, Syaikh Shalih Fauzan hal. 178.

Siapakah yang Ingin Nenek Tua Walau Dia Berhias

Berkata Abul 'Ala rahimahullah:
Aku melihat di dlm tidurku seorang nenek tua yg seluruh tubuhnya memakai perhiasan.

Manusia pun mengelilinginya dgn rasa heran.

Mereka memandang kpd nenek tua tsb.

Aku pun bertanya kpd nenek itu: Celaka, siapakah engkau?

Nenek itu menjawab: Apakah engkau tdk mengenalku?

Aku menjawab: Tidak.

Nenek itu pun berkata: Aku adalah dunia.

Aku menjawab: Aku berlindung kpd Allah dari kejelekanmu.

Nenek itu berkata: Jika engkau mau berlindung dari kejelekanku maka bencilah dirimu dari dirham (sejenis mata uang).

Lihat Mukhtashar Minhajul Qashidin, Ibnu Qudamah al-Maqdisi hal. 202
🔶🔶🔶🔶🔶🔶🔶

Atsar di atas setidaknya bisa mengingatkan kita agar tidak terpesona dgn gemerlapnya "si nenek tua".

Jangan engkau ridha, menghabiskan waktumu seluruhnya bersama "si nenek tua".

Atau, merindu dan ingat selalu dgn pesona "si nenek tua" dan beangan esok ingin kembali dibuai dan dilalaikan oleh "si nenek tua".

Semoga bermanfaat.

WA Sedikit Faidah Saja

Senin, 18 Agustus 2014

Hikmah dan Maslahat pada Perbuatan Allah ta'ala

Semua perbuatan Allah ta'ala akan terkait dgn dua perkara. Yaitu:

1. Hikmah. Karena sesungguhnya Allah berbuat sesuatu tnpa ada kesia-siaan, pasti ada hikmahnya. Baik hikmah yg bisa diketahui makhluk-Nya atau hikmah yg tdk tersembunyi.

2. Kemaslahatan. Perbuatan Allah tdk akan kosong dari kemaslahatan. Yaitu kemaslahatan yg kembali kpd hambanya dan tidak kembali kpd Allah, karena Allah adalah Al-Ghani. Dgn sifat Al-Ghani yg mutlak.

At-Tajliyah lil Qawa'idil Fiqhiyah, Syaikh Shalah Kantusy hal. 27

Jadi, jgn bersedih jika ada sesuatu yg menyempitkan kita, dan juga jgn putus asa. Seorang muslim harus optimis dan terus berbaik sangka kpd Allah.

Figur Kedermawanan

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
... Adalah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam orang yg ketika memberi, memberikan tanpa takut fakir.

Dan beliau juga ketika memberi, memberikan apa yg tebaik di sisinya.

Dan gembiranya ketika bisa memberi, lebih gembira ketimbang gembiranya ketika diberi.

Dan beliau adalah orang yg paling dermawan dlm kebaikan.

Tangan kanannya (kedermawananannya) seperti angin berhembus (sangat dermawan).

Lihat Zaadul Ma'ad, Ibnul Qayyim juz 2 hal. 67.

Menghafal yang Bermanfaat di Masa Kecil

Berkata seorang tabi'in Imam Qatadah ibn Di'amah: Menghafal di masa kecil ibarat mengukir di atas batu.
( Al-Hifzh, Abul Qayyum as-Sahaibani)

Subhanallah..

Ternyata kita telah melewati masa kecil kita kurang bahagia.

Masa kecil kita, kita habiskan dg sia-sia. Tiada hafalan al-Qur'an yg signifikan yg telah kita ukir di masa kecil.

Juz 30 terasa berat dilafazhkan, padahal al-Qur'an ada 30 juz.

 Apakah masa kecil suram ini akan terulang lagi pada anak-anak kita?

Silahkan jawab dgn amalan. Keinginan tanpa amalan tdk akan membuahkan kenyataan. Ya, bukan kenyataan yg ada. Tapi hanya angan dan harapan saja.


*  Kampanye orangtua peduli dgn hafalan Qur'an anak.

Kenapa Susah Menghafal Ilmu Yaa?

Susah menghafal hadits?

Mungkin pesan Imam Waki' ibnul Jarrah ini bermanfaat.

Berkata Imam Waki' ibnul Jarrah:
Apabila engkau ingin menghafal suatu hadits, maka amalkanlah hadits tsb.

Dinukil dari Al-Baitsul Hatsis karya Ibnu Katsir hal.130

Kamis, 31 Juli 2014

Tempat yang Baik untuk Masing-Masing Orang

Berkata Abu Abdillah Muhammad ibn Ali ibn Hasan ibn Basyar:

Kebaikannya lima orang berada di lima tempat:
1. Baiknya anak kecil adalah ketika dia belajar di maktabnya /tempat belajar membaca al-Quran
2. Baiknya pemuda adalah ketika sibuk dgn ilmu agama
3. Baiknya orang tua adalah ketika seringnya dia ke mesjid
4. Baiknya wanita adalah ketika diamnya dia di rumahnya
5. Baiknya orang yg jahat adalah ketika dia berada di penjara

Lihat Siyar a'lamun Nubala 13/439

Selasa, 29 Juli 2014

Imam Bukhari pun Lupa..

Dikisahkan bahwa Imam Bukhari ketika tinggal di Naisabur, datang kpd beliau surat-surat dari famili-famili wanitanya.

Isi surat tsb adalah salam untuk beliau yg sedang di Naisabur.

Suatu ketika, Imam Bukhari ingin membalas salam-salam kerabat wanitanya tsb untuk dikirim ke Bukhara.

Ketika beliau menulis..

Beliaupun lupa nama-nama mereka.. Diingat-ingat tapi beliau tetap lupa dan tidak mampu menyebutkannya.

Subhanallah..

Seorang Imam Jibalul Hifzh bisa demikian?

Padahal beliau bisa menyebutkan lebih dari 70rb hadits beserta biografi perawinya ttg lahirnya kapan, tempatnya dimana dam matinya kapan..

Beliau juga yang bisa menyebutkan nama 300 murid Anas ibn Malik dlm sesaat dlm lamunannya..

Ada apa dgn Imam Bukhari, kok bisa hafal nama-nama saudara handai tolan dari kalanan wanitanya?

Ada apa?

Disebutkan bhwa Imam Bukhari tidak mempunyai perhatian kpd selain ilmu. Terlebih perhatian kpd nama-nama kerabat wanitanya.

Inilah sebab ketidakmampuan Imam Bukhari.

Al-Ihtimam..

Ya. Ihtimam atau Perhatian dan fokus thd sesuatu akan menjadi salah satu sebab seorang mudah menghafal sesuatu.

Lalu, kenapa kita bisa susah menghafal al-Quran dan hadits?

Kenapa kita susah mengingat pelajaran agama kita?

Mungkin.. Ya, mungkin. Mungkin saja kita kurang perhatian dan kurang dalam memfokuskan diri kpd al-Quran dan al-Hadits.

Kita lebih fokus dan perhatian kpd berita-berita yg sedang update di situs-situs berita internet.

Kita mungkin lebih ihtimam kpd hasil skor pertandingan bola piala ini dan itu..

Mungkin dan mungkin..

Koreksilah diri-diri kita wahai saudara-saudaraku.. Mari kita fokuskan dan tingkatkan ihtimam kita kpd al-Quran dan Sunnah agar Allah mudahkan kita menghafal kalam ilahi dan sabda nabi-Nya.

#kisah Imam Bukhari bisa dilihat di kutaib Al-Hifzh karya as-Sahaibani hal. 69 dan 70.

Wa Sedikit Faidah Saja

Sabtu, 26 Juli 2014

Ketika Orang Tua Menyuruh Menceraikan Istriku

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin ketika ditanya ttg hukum bolehkah seorang anak menceraikn istrinya ketika disuruh oleh bapaknya.

Syaikh menjawab dgn rinci.

Lalu menutup dgn ucapannya sbb:

... Telah ditanya Imam Ahmad ttg masalah ini. Datang seorang lelaki dan berkata:

Sesungguhnya aku diperintahkan oleh bapakku untk menceraikn istriku.

Imam Ahmad menjawab: Jangan engkau lakukan.

Lalu org tsb berkata: Bukankah Nabi shalallahu alaihi wasallam telah memerintahkan Ibnu Umar untk menceraikan istrinya ketika ayahnya, yakni Umar ibnul Khaththab menyuruhnya?

Imam Ahmad menjawab: Apakah bapakmu seperti Umar?

Durus wa Fatawa fii Haram Makki hal. 303