Selasa, 31 Mei 2016

PKI

Partai Komunis Indonesia (PKI)

Sebuah partai politik yang mengusung ajaran komunis anti agama. Mengkampanyekan kesetaraan hidup dan kesamaan, katanya..

Oleh karenanya tuan tanah dan bos-bos pemilik perusahaan yang mereka sebut kaum borjuis, juga para santri serta pemuka agama adalah musuh utama kaum komunis.

Pikirnya, tuan tanah harus menyerahkan tanahnya kepada rakyat, bos besar harus menghibahkan perusahaannya untuk rakyat. Semua harus adil! Bagi rata!

Enggan.. Maka harus dihabisi..

Sedangkan agama dibenak seorang komunis adalah bak candu yang membuat orang menjadi malas dan mundur. Oleh karenanya seorang komunis identik dengan atheis alias kaum anti Tuhan. Laa haula wala quwwata illa billah.

PKI akan melibas siapa yang menjadi aral perjuangannya. Tak segan dan tak peduli, jika dia bukan komunis atau tidak manut aturan komunis maka dia musti mati.

Ketika mereka kuat dan banyak, penculikan, pembantaian dan sederet pembunuhan sadis akan muncul dan mewarnai sepak terjang partai yang berlambangkan palu dan arit ini.

Terlebih ketika mereka telah kokoh dan didukung oleh elemen militer, PKI akan melakukan revolusi dengan cara kudeta dan penggulingan kekuasaan, hal ini mereka nilai sebagai cara yang ampuh tuk mengkomuniskan negara.

Walhasil, jiwa tak ada harganya lagi, nyawa pun tak ada nilainya, darah akan tertumpah, demi sebuah revolusi.

Dua kali PKI telah mencoba meng-komunis-kan negeri ini, 1948 dan 1965 adalah saksi zaman yang tak pernah usang.

Kaum akar rumput dari kalangan buruh dan tani dijadikan bemper dan alat revolusi khayalan para petinggi komunis najis.

Kaum buruh dan tani dibakar emosinya untuk membantai kaum agamis dan borjuis, sekali lagi, demi revolusi, semua halal..!

Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah jua lah, kemudian dengan bersatunya elemen muslimin dan TNI kala itu, revolusi 2x dari sang pemberontak dan penghianat bangsa kaum komunis najis berhasil digagalkan.

Akan tetapi, kini..

Ketika orang-orang merasa PKI telah mati, nyatanya PKI tak mati.

PKI ingin bangkit lagi, ingin berbenah diri menggapai mimpi dari sebuah revolusi.. membumikan komunis di negeri pertiwi.

Mereka tidak tidur, mereka terus maju walau merayap pelan. Perlahan tapi pasti.

Lalu, apakah kita diam saja?

Menunggu mereka tegak berdiri dan bereaksi lagi?

Tidak. Tentu tidak!

Kita harus melek dan sadar bahwa komunis tengah mencoba bangkit lagi.

Sejarah pun dibelokkan, yang sejatinya mereka adalah pelaku sejarah hitam Indonesia 1948 dan 1965, kini mereka menginvansi media agar publik teropini bahwa merekalah korban yang terzhalimi.

Allahu musta'an.

Kaum muslimin, mari kita hadang laju paham komunis dengan menebar ilmu. Sukseskan tebar majalah Asy Syariah edisi khusus "AWAS! KOMUNISME BANGKIT LAGI" di kota Anda.

Sisihkan tenaga dan harta Anda dalam amal ini. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Semoga Allah mudahkan dan memberkahi langkah kita, amin.

Tidak ada komentar: