Jumat, 13 Januari 2017

Ciri Ikhlash dalam Mengajari Ilmu


Syaikh Utsaimin rahimahullah berkata ketika menerangkan bahwa seorang yang mengajarkan ilmu harus mengharapkan wajah Allah.

Beliau rahimahullahu berkata, "Yakni berniat untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla karena tidak diragukan lagi bahwa mengajari manusia kepada kebaikan merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah Azza wa jalla.

Yang kedua dia memaksudkan dalam aktifitas mengajarnya untuk menjaga syariat Islam dan menyebarkannya kepada seluruh hamba Allah agar mereka bisa mempelajari syariat Islam ini serta menjaganya juga.

Yang ketiga adalah berbuat ihsan kepada orang yang dia ajari, karena jika dia ingin melakukan perbuatan ihsan tentunya harus ada objek yang diberikan ihsannya, Allah tabaraka wa ta'ala berkata, "Berbuat ihsanlah kalian karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat ihsan" (Al Baqarah: 195).

Dan tidak memaksudkan dari pengajarannya adalah untuk mendapatkan sesuatu dari bagian dunia, seperti ingin mendapatkan harta."

(Disadur dari Syarah Muqaddimatil Majmu-Syaikh Utsaimin, hal. 82, cet. Dar Ibnil Jauzi 2004)

Tidak ada komentar: