Minggu, 25 Maret 2018

Meminta Perlindungan kepada Allah dari Godaan Setan


Ibnul Jauzi rahimahullahu berkata, "Dihikayatkan dari sebagian salaf bahwasanya mereka pernah bertanya kepada murid-muridnya, "Apa yang akan engkau lakukan terhadap setan jika dia menggodamu untuk berbuat dosa?".
Sang murid menjawab, "Aku akan berusaha melawannya."
Sang guru pun bertanya, "Jika setan itu kembali menggoda, bagaimana?"
Sang murid menjawab, "Aku akan berusaha melawannya."
Sang guru mengulangi dengan pertanyaan yang sama, "Bagaimana jika setan itu kembali menggoda?"
Sang murid menjawab dengan jawaban yang sama pula, "Aku akan berusaha melawannya."

Sang guru berujar, "Jika demikian, tentu akan panjang urusannya! Apa pendapatmu jika engkau tengah melewati sekelompok gembalaan kambing lalu tiba-tiba anjing penjaganya menyalak-nyalak sehingga engkau terhalang untuk lewat, kira-kira apa yang akan engkau lakukan?"
Sang murid pun menjawab, "Aku akan tetap melintas dan berusaha keras untuk melawan anjing tersebut."

Sang guru menjawab, "Itu akan melelahkanmu! Yang semestinya engkau lakukan adalah mendatangi pemilik gembalaan kambing tersebut (tentunya pemilik gembalaan kambing adalah pemilik anjing penjaganya) kemudian engkau meminta tolong kepadanya (untuk mengusir anjing yang menghadang). Cara ini akan mencukupkanmu."

(Disadur bebas dari Talbis Iblis-Ibnul Jauzi [tahqiq Syaikh Zaid al Madkhali], hal. 62, cet. Darul Wasitiyyah 2015)

Tidak ada komentar: