Senin, 16 Oktober 2017

Bahaya Laten Hawa Nafsu


Syaikh Shalih Fauzan hafizhahullah berkata, "Seorang insan wajib untuk berhati-hati dari hawa nafsu karena bisa jadi dia telah selamat dari penyembahan kepada patung, pohon dan kuburan serta telah mengetahui tauhid dan sunnah akan tetapi dia tidak selamat dari mengikuti hawa nafsunya.

Ini adalah musibah yang besar!

Maka wajib bagi seorang muslim untuk waspada dari hawa nafsunya, yakni ketika menjadikan hawa nafsunya sebagai yang diikuti dari apa-apa yang datang dari Rasulullah shallalahu alaihi wasallam."

(Syarah Syarhus Sunnah-Syaikh Fauzan, hal. 33, cet. Maktabah Hadyi Muhammadi 2013).

Tidak ada komentar: