Senin, 11 Mei 2015

Kenapa Harus Selalu Ujian dan Cobaan ?

Masya Allah..
Kamu sedang diuji..
Kamu sedang sedang diberi cobaan..

Kalimat penghibur yang dilantunkan untuk seorang yang sedang sempit dan sesak dalam hidup.

Ikhwatii fillah rahimakumullah,
Selalu saja musibah disandarkan kepada ujian dan cobaan.

Kenapa demikian?

Apakah tidak lebih baik kita menyandarkannya kepada selain itu?

Azab.

Ya. Bukan ujian atau cobaan, tapi jangan-jangan azab.

Mengapa?

Sangatlah mungkin apa yang kita rasakan dari kesempitan dan kesusahan adalah karena dosa-dosa kita sendiri.

Allah telah menghukum kita karena dosa dan maksiat kita.

Berkata Samahatusy Syaikh Abdulaziz bin Baz rahimahullahu:

"... Pada mayoritasnya keadaan manusia itu kurang dan tidak menegakkan kewajiban. Maka apa-apa yang menimpanya adalah sebab dari dosa dan kekurangannya terhadap perintah Allah.

Apabila seseorang dari kalangan hamba Allah yang shalih diuji dengan sesuatu dari rasa sakit atau sejenisnya, maka sesungguhnya hal ini adalah termasuk dari jenis ujian para nabi dan rasul.

Yaitu sebagai pengangkatan derajat dan penambahan pahala.

Serta menjadi suri tauladan bagi yang lainnya dalam hal kesabaran dan ihtisab..."
(Majmu Fatawa wa Maqalaat. Dinukil dari Sur'atul 'Iqab, hal. 47, cet. Al Miratsun Nabawi 2012)

Ikhwatii fillah rahimakumullah,
ujian atau azab?

Andalah yang menjawabnya.

Wallahu alam.

Tidak ada komentar: