Jumat, 30 Juli 2021

Janganlah Berhutang kecuali Darurat


Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda,

"من أخذ أموال الناس يريد أداءها أدى الله عنه، ومن أخذ يريد إتلافها أتلفه الله"

Barang siapa yang mengambil harta manusia (berhutang) dan ia menginginkan (berniat) untuk kelak melunasinya, maka Allah akan (memudahkan untuk) melunasinya, dan barang siapa yang menginginkan (berniat) untuk merugikannya, maka Allah akan rugikan dirinya". (HR. Bukhari)

Ibnu Hajar al Atsqalani rahimahullahu berkata, 

  وفي هذا الحديث إشعار بصعوبة أمرِ الدَّين ، وأنه لا ينبغي تحمله إلا من ضرورة 

Di dalam hadits ini terdapat isyarat tentang beratnya perkara hutang, bahwasanya tidak semestinya seorang berhutang kecuali memang dalam keadaan darurat. (Fathul Bari-Ibnu Hajar, jil. 4, hal. 547)

Tidak ada komentar: